AirNav Raih Predikat ‘Excellent’ dalam Pelayanan Jasa Navigasi Penerbangan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

air-travel.id – Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia telah menerima hasil survei dari tim Indonesia National Air Carriers Association (INACA). Survei ini merupakan rangkaian dari Service Level Agreement (SLA) terhadap jasa layanan navigasi penerbangan yang dilakukan oleh INACA mengenai layanan navigasi penerbangan yang diberikan oleh AirNav Indonesia kepada para pengguna jasa. 

Hasil survei tersebut diberikan oleh Sekjen INACA Tengku Burhanudin kepada Direktur Keuangan AirNav Indonesia Hendroyono dalam acara Closing Meeting SLA di Kantor AirNav Indonesia Cabang Semarang, Sabtu (19/01).

Menurut Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto, pencapaian nilai SQI 4,31 dengan interpretasi “Excellent” di tahun 2018 adalah sebuah peningkatan dibandingkan nilai yang diraih di tahun 2017 lalu di mana AirNav mendapatkan nilai SQI 4,07.

“Kegiatan penilaian pelayanan jasa navigasi penerbangan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan pelayanan Perum LPPNPI melalui pengukuran dan perencanaan tingkat pelayanan jasa navigasi penerbangan yang dinyatakan oleh Service Quality Index (SQI), yang terdiri dari Cockpit Crew Satisfaction Index (CSI) dan Observed Quality Index (OQI),” tutur Novie. 

Sekjen INACA Tengku Burhanudin juga memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan AirNav Indonesia dalam kegiatan ini. Menurut Tengku, sekarang AirNav sudah terbuka untuk dinilai dan diberikan masukan oleh para pengguna jasa.

“Tentunya ini akan menjadi kunci dalam meningkatkan pelayanan navigasi penerbangan Indonesia yang optimal. Hal tersebut dapat dilihat adanya peningkatan hasil SLA di tahun 2018 dan diharapkan survey ini bisa terus dilanjutkan agar bisa menjadi koreksi untuk peningkatan pelayanan navigasi yang maksimal,“ ujar Tengku.

Di tahun 2018, AirNav dan INACA telah melakukan survei dan observasi di sepuluh lokasi yaitu Kantor Cabang Jakarta Air Traffic Services Canter (JATSC), Makassar Air traffic Services Center (MATSC), Balikpapan, Batam (Tnj Pinang), Bandung, Denpasar, Medan, Sentani, Surabaya, dan Ternate.

Untuk menentukan nilai Cockpit Crew Satisfaction Index (CSI), pilot on duty yang mendarat di lokasi survei diwawancara mengenai kualitas layanan navigasi penerbangan seperti kualitas komunikasi penerbangan, informasi penerbangan, informasi cuaca, prosedur layanan navigasi penerbangan dan kualitas personel navigasi penerbangan yang memberikan layanan tersebut.

Selain itu, untuk menentukan nilai Observed Quality Index (OQI), tim INACA dan AirNav Indonesia melakukan observasi langsung untuk meninjau kompetensi personel navigasi penerbangan, APP room, ACC room (khusus JATSC dan MATSC), briefing office, ruang administrasi dan keuangan, keamanan lingkungan kerja, fasilitas komunikasi, fasilitas navigasi penerbangan, fasilitas otomasi, dan fasilitas surveillance.

Sementara itu, Direktur Keuangan AirNav Indonesia, Hendroyono, menyatakan hasil dari SLA akan menjadi tolok ukur AirNav Indonesia dan INACA mengenai kualitas jasa layanan navigasi penerbangan, hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan layanan navigasi bagi pengguna jasa.

“Bagi kami hal ini tentu sangat penting, karena melalui sinergi ini peningkatan keselamatan dan efisiensi penerbangan di ruang udara Indonesia dapat terus ditingkatkan. Kami punya tagline “improvement for better service” karena itu kegiatan ini juga telah kami tetapkan menjadi kegiatan tahunan Perum LPPNPI bersama INACA,” kata Hendroyono. (bdn) 

Share.

Leave A Reply